When you think of Bali, you don’t just picture beaches and temples—you think of makanan khas Bali, hidangan tradisional yang dibuat dengan rempah lokal, teknik turun-temurun, dan ritual spiritual yang menyertainya. Also known as kuliner Bali, it’s not just food—it’s culture on a plate, served with coconut leaves, banana stems, and the scent of burnt spices. Ini bukan sekadar makanan yang enak. Ini adalah cara orang Bali berkomunikasi dengan leluhur, alam, dan satu sama lain. Setiap hidangan punya cerita: dari proses memasak yang butuh waktu berjam-jam, sampai bahan-bahannya yang hanya tumbuh di tanah tertentu di pulau ini.
Bayangkan babi guling, sebuah hidangan utama yang dagingnya dipanggang utuh dengan bumbu rempah khas seperti lengkuas, kunyit, dan daun jeruk. Also known as babi guling Bali, it’s the centerpiece of every major ceremony and the most ordered dish by tourists who want the real deal. Harganya? Di warung lokal, sepiring lengkap cuma Rp75.000. Di restoran turis, bisa sampai Rp250.000—tapi rasa? Tidak sebanding. Lalu ada sate lilit, daging cincang yang dililitkan ke batang serai, lalu dipanggang di atas arang. Also known as sate Bali, it’s a snack that’s surprisingly filling and packed with flavor you won’t find anywhere else. Dan jangan lupa nasi campur Bali, campuran nasi dengan lauk sederhana: ayam betutu, tahu tempe, urap, dan sambal matah. Also known as nasi campur tradisional, it’s the cheapest way to taste 5 different flavors in one plate. Semua ini bisa kamu coba di pasar tradisional, warung pinggir jalan, atau bahkan di rumah warga yang buka untuk turis—bukan di hotel berbintang.
Yang bikin makanan khas Bali berbeda? Bukan bahan mahal. Tapi waktu, kesabaran, dan kepercayaan. Bumbu dibuat pagi-pagi sebelum matahari terbit. Daging direndam semalaman. Api dipakai bukan hanya untuk memasak, tapi sebagai simbol penghormatan. Kalau kamu cuma cari makan enak, kamu bisa dapat di mana saja. Tapi kalau kamu mau rasakan Bali lewat lidahmu, kamu harus cari yang asli. Di bawah ini, kamu akan temukan panduan langsung dari orang lokal: di mana makan babi guling paling renyah, berapa harga sebenarnya untuk sate lilit, dan tempat-tempat tersembunyi yang jarang dikunjungi turis tapi penuh dengan rasa autentik. Ini bukan daftar restoran. Ini adalah peta rasa Bali.
Temukan kelezatan otentik Bali melalui tur kuliner yang menggabungkan makanan tradisional, budaya lokal, dan pengalaman langsung di warung-warung terbaik dari Ubud hingga Denpasar.