GWK bukan sekadar patung besar di Bukit Jimbaran. Ini adalah simbol budaya Bali yang memikat jutaan wisatawan setiap tahun. Tapi banyak yang bertanya: masuk GWK bayar berapa? Jawabannya tidak sesederhana yang dibayangkan. Harga tiketnya berbeda tergantung siapa Anda, kapan datang, dan apa yang ingin Anda lakukan di sana.
Harga Tiket Masuk GWK Tahun 2025
Tiket masuk ke Garuda Wisnu Kencana (GWK) untuk wisatawan lokal (WNI) saat ini sebesar Rp 75.000 per orang. Untuk wisatawan mancanegara (WNA), tarifnya Rp 225.000. Harga ini sudah termasuk akses ke seluruh area taman budaya, jalan-jalan di teras patung, dan pemandangan panorama laut selatan dari ketinggian.
Tapi jangan langsung bayar dan pergi. Ada beberapa hal yang perlu Anda tahu. Harga ini tidak termasuk biaya parkir, yang sekitar Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk motor. Juga tidak termasuk tiket naik ke puncak patung - itu biaya terpisah.
Naik ke Puncak Patung Garuda: Biaya Tambahan
Jika Anda ingin melihat Bali dari atas kepala Garuda, Anda perlu membeli tiket khusus. Tiket naik ke puncak patung (di dalam kepala Garuda) harganya Rp 100.000 per orang. Ini bukan lift biasa. Anda naik tangga sempit, berliku, dan berjumlah lebih dari 200 anak tangga. Tapi pemandangan dari atas? Tak tergantikan. Anda bisa lihat Pantai Jimbaran, Gunung Agung, dan bahkan Pulau Nusa Penida di kejauhan.
Jumlah orang yang diizinkan naik per sesi hanya 15 orang. Antrian bisa panjang, terutama saat sore hari menjelang matahari terbenam. Jika Anda ingin foto tanpa kerumunan, datang pagi-pagi benar - sebelum jam 9 pagi.
Apakah Ada Diskon atau Paket Khusus?
Ya, ada beberapa opsi yang bisa menghemat uang Anda. Jika Anda datang dalam rombongan lebih dari 10 orang, Anda bisa dapatkan diskon 10% untuk tiket masuk. Untuk pelajar dan mahasiswa (dengan kartu pelajar aktif), ada potongan 20% - tapi hanya berlaku untuk WNI.
Beberapa agen wisata menawarkan paket tur lengkap: transportasi dari Denpasar, tiket masuk, dan pemandu lokal. Harganya sekitar Rp 250.000-Rp 350.000 per orang. Ini bagus jika Anda tidak ingin ribet urus tiket atau cari jalan. Tapi jika Anda suka bepergian mandiri, beli tiket langsung di lokasi. Lebih murah dan lebih fleksibel.
Waktu Terbaik Kunjungi GWK
Jangan datang saat siang hari. Panasnya luar biasa, dan bayangan patung tidak cukup untuk berteduh. Suhu bisa mencapai 35°C di atas bukit. Waktu terbaik adalah pagi hari (jam 7-10 pagi) atau sore hari (jam 4-6 sore). Di sore hari, cahaya matahari terbenam menyinari patung dengan warna emas - itu momen paling fotogenik.
Jangan lupa cek jadwal pertunjukan seni. Setiap malam Jumat dan Sabtu, ada pertunjukan Garuda Wisnu Kencana Cultural Show. Ini pertunjukan tari, musik tradisional, dan teater yang dibawakan oleh puluhan penari dan pemusik. Tiket pertunjukan terpisah: Rp 150.000 untuk WNI, Rp 250.000 untuk WNA. Tapi ini worth it - Anda lihat budaya Bali hidup, bukan hanya patungnya.
Apa yang Bisa Dilakukan Selain Foto di Patung?
GWK bukan cuma satu patung besar. Ini adalah taman budaya seluas 60 hektar. Ada:
- Patung-patung kecil yang menceritakan mitologi Hindu
- Taman dengan tanaman khas Bali dan bunga-bunga langka
- Area seni dan kerajinan lokal - bisa beli oleh-oleh langsung dari pembuatnya
- Restoran dengan pemandangan laut dan menu khas Bali
- Spot fotografi tersembunyi di sepanjang jalan setapak
Beberapa pengunjung datang hanya untuk jalan-jalan santai, minum kopi di kafe tepi tebing, atau meditasi di area tenang. Anda tidak perlu buru-buru. Bawa air mineral, topi, dan kamera. Jangan lupa bawa alas kaki yang nyaman - jalanannya banyak tanjakan dan batu.
Tiket Online atau Beli Langsung di Lokasi?
Anda bisa beli tiket online lewat situs resmi GWK atau lewat aplikasi seperti Traveloka dan Tiket.com. Harganya sama. Tapi beli online punya keuntungan: Anda langsung dapat QR code, tidak perlu antri di loket.
Tapi jika Anda datang spontan atau belum punya rencana pasti, beli langsung di lokasi juga aman. Loketnya jelas, petugasnya ramah, dan tidak ada penipuan. Jangan percaya orang yang menawarkan tiket lebih murah di luar gerbang - itu penipuan. Tiket resmi hanya dijual di loket utama atau situs resmi.
Apakah GWK Cocok untuk Anak-anak dan Lansia?
Untuk anak-anak: sangat cocok. Mereka suka berlari di taman, lihat patung besar, dan cari detail kecil di ukiran. Tapi jangan bawa bayi atau balita ke puncak patung - tangganya terlalu sempit dan berbahaya.
Untuk lansia: bisa, tapi hati-hati. Jalan di taman cukup datar dan nyaman. Tapi naik ke puncak patung tidak disarankan untuk yang punya masalah jantung, darah tinggi, atau kesulitan berjalan. Ada kursi istirahat di sepanjang jalan, tapi tidak ada lift.
Bagi yang punya keterbatasan mobilitas, GWK menyediakan layanan transportasi listrik kecil (bisa dipesan di loket). Biayanya Rp 50.000 per orang, untuk satu arah. Ini sangat membantu jika Anda ingin lihat semua area tanpa lelah.
Perbedaan Tiket GWK dan Tempat Wisata Lain di Bali
Bali punya banyak tempat wisata. Tapi GWK unik karena ini bukan pura, bukan pantai, bukan air terjun. Ini adalah karya seni modern yang berakar pada tradisi. Bandingkan:
| Tempat | Harga Tiket (WNI) | Harga Tiket (WNA) | Fitur Utama |
|---|---|---|---|
| Garuda Wisnu Kencana (GWK) | Rp 75.000 | Rp 225.000 | Patung terbesar, pertunjukan budaya, pemandangan luas |
| Uluwatu Temple | Rp 50.000 | Rp 100.000 | Pura di tebing, pertunjukan kecak, sunset |
| Tanah Lot | Rp 60.000 | Rp 120.000 | Pura di atas batu laut, sangat ramai, sunset |
| Tegallalang Rice Terrace | Gratis | Gratis | Pemandangan sawah, foto, belanja kopi |
GWK lebih mahal daripada pura-pura tradisional, tapi Anda dapat pengalaman yang lebih lengkap: seni, budaya, sejarah, dan pemandangan alam sekaligus. Ini bukan tempat untuk sekadar foto, tapi untuk memahami identitas Bali.
Peringatan Penting Sebelum Kunjungan
- Jangan bawa makanan atau minuman dari luar - dilarang. Ada kafe dan warung di dalam area.
- Pakaian sopan wajib. Jangan pakai celana pendek, tank top, atau rok mini. Bawa selendang jika perlu.
- Jangan naik ke patung atau duduk di atasnya - ini dianggap tidak sopan secara budaya.
- Parkir penuh setiap akhir pekan. Datang lebih awal atau gunakan transportasi umum.
- Gunakan sunscreen. Tidak ada banyak bayangan di area terbuka.
Anda tidak akan menyesal datang ke GWK. Ini bukan hanya tempat wisata. Ini adalah ruang di mana seni, spiritualitas, dan alam bertemu. Dan meski harganya lebih tinggi dari kebanyakan tempat di Bali, pengalaman yang Anda dapatkan - pemandangan, keheningan, keindahan, dan rasa kagum - jauh lebih berharga.
Berapa harga tiket masuk GWK untuk anak-anak?
Anak-anak di bawah 5 tahun masuk gratis. Untuk anak usia 5-12 tahun, harga tiket adalah Rp 50.000 (WNI) dan Rp 150.000 (WNA). Pastikan bawa identitas atau kartu pelajar jika ada.
Apakah GWK buka setiap hari?
Ya, GWK buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai 7 malam. Tapi pertunjukan budaya hanya diadakan pada malam Jumat dan Sabtu. Jika Anda ingin lihat pertunjukan, pastikan datang sebelum jam 6 sore.
Bisa naik ke puncak patung tanpa tiket masuk?
Tidak bisa. Tiket naik ke puncak patung hanya bisa dibeli setelah Anda membeli tiket masuk utama. Keduanya harus dibeli secara terpisah, tapi Anda harus punya tiket masuk dulu.
Apakah ada tempat istirahat atau toilet di GWK?
Ada banyak toilet bersih dan tempat istirahat di sepanjang jalan utama. Ada juga kafe dan warung makan kecil. Semua fasilitas terawat dan mudah ditemukan.
Apakah GWK ramah untuk wisatawan dengan kebutuhan khusus?
Area taman utama ramah untuk kursi roda, karena jalanannya datar dan lebar. Tapi area puncak patung tidak bisa diakses oleh kursi roda karena tangga sempit. Layanan transportasi listrik tersedia untuk membantu mobilitas terbatas.
Komentar
Dani leam
November 29, 2025 AT 11:41 AMBaru balik dari GWK kemarin. Tiket masuk Rp75k buat WNI emang agak mahal, tapi sebanding banget sama pengalamanannya. Pemandangan dari atas patung? Nggak ada duanya. Tapi jangan lupa bawa air dan topi, panasnya bikin kecapekan.
Naik ke puncak? Harus sabar. Antrian 45 menit pas jam 5 sore. Lebih baik datang jam 7 pagi biar sepi dan foto tanpa orang lain.
Rahmat Widodo
November 30, 2025 AT 21:46 PMWah, ini info paling lengkap yang pernah aku baca soal GWK. Aku sempat ragu karena harganya, tapi ternyata ada diskon buat pelajar dan rombongan. Aku bawa keluarga 8 orang, dapet diskon 10% - total hemat Rp60k. Dan ya, pertunjukan budaya malam Sabtu itu beneran worth it. Musiknya bikin merinding.
Jangan lupa cek jadwal, soalnya kalau datang hari biasa, pertunjukannya nggak ada.
Yuliana Preuß
Desember 2, 2025 AT 18:06 PMYaaahhh akhirnya ke GWK juga 🥹✨
Baru aja pulang dari sana, dan aku nangis kecil pas liat patungnya pas matahari terbenam 🌅🫶
Yang nggak pernah ke sini, kalian kehilangan sesuatu yang sangat Bali banget. Bukan cuma patung, tapi semangatnya. Dan jangan lupa beli oleh-oleh dari pengrajin lokal - lebih bermakna daripada beli di mall. 🙏🌺
Emsyaha Nuidam
Desember 3, 2025 AT 10:32 AMIni mah bukan wisata, ini eksploitasi budaya dengan harga premium. Rp225k buat WNA? Jelas diskriminatif. Dan itu patung? Hanya simbol neoliberal yang menggantikan spiritualitas asli. Pura-pura tradisional tapi jualan tiket kayak Disneyland. 🤡
Lebih baik ke pura kecil di desa, gratis, dan masih autentik. 🙄
Dani Bawin
Desember 4, 2025 AT 00:41 AMBaru aja naik ke puncak dan aku kira aku mau mati 😭🔥
200+ anak tangga? Gila. Tapi pas sampe atas, semua lelah ilang. Pemandangannya tuh… beneran bikin ngerasa kecil banget di dunia ini. 🤯📸
Yang belum pernah, jangan cuma liat di IG. Rasain langsung. Dan bawa sepatu yang nyaman - jangan pakai sandal jepit, nanti kaki sakit 3 hari.
Agus Setyo Budi
Desember 4, 2025 AT 23:25 PMGWK itu tempat yang harus dikunjungi minimal sekali seumur hidup 🤝
Jangan cuma fokus ke harga, fokus ke pengalaman. Aku datang sendiri, jalan-jalan santai, duduk di kafe tepi tebing minum kopi Bali, dengerin musik gamelan dari jauh… itu damai banget.
Yang bilang mahal, kamu belum paham nilai budaya. Ini bukan tempat buat selfie doang. Ini tempat buat ngerasain jiwa Bali. 🙏🌞
Yang belum ke sini, jangan tunda lagi. Karena ini nggak bakal ada selamanya kalau kita nggak dukung.
Marida Nurull
Desember 5, 2025 AT 20:55 PMInformasi di postingan ini sangat membantu. Aku baru bawa ibu yang usianya 68 tahun ke GWK minggu lalu. Beliau nggak naik ke puncak, tapi puas banget jalan-jalan di taman dan lihat patung-patung kecil. Layanan transportasi listriknya sangat membantu - cuma Rp50k sekali jalan, dan petugasnya ramah banget.
Yang penting, bawa selendang buat tutup bahu, soalnya di dalam area dilarang pakai pakaian terbuka. Jangan sampai ditolak masuk karena kelengkapan pakaian.
retno kinteki
Desember 6, 2025 AT 11:38 AMRp75k buat masuk? Ya ampun, Bali udah jadi theme park. Semua jadi bayar. Bahkan ngeliat pohon harus bayar sekarang. 😒